<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>IDI Bali &#187; Berita</title>
	<atom:link href="http://www.idibali.org/category/berita/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.idibali.org</link>
	<description>Ikatan Dokter Indonesia - Bali</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Nov 2010 19:03:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Rumor Bahaya Aspartam Bukan Statement IDI</title>
		<link>http://www.idibali.org/berita/rumor-bahaya-aspartam-bukan-statement-idi.php</link>
		<comments>http://www.idibali.org/berita/rumor-bahaya-aspartam-bukan-statement-idi.php#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 04:00:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[aspartam]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya]]></category>
		<category><![CDATA[IDI]]></category>
		<category><![CDATA[pb idi]]></category>
		<category><![CDATA[press]]></category>
		<category><![CDATA[release]]></category>
		<category><![CDATA[statement]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.idibali.org/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[ PRESS RELEASE
PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA 
Beredarnya rumor berupa statement IDI yang berbunyi sebagai berikut :
&#8221; Saat ini sedang ada wabah pengerasan otak atau sumsum tulang  belakang. Jangan minum produk : extra joss, M-150, kopi susu gelas,  Kiranti, Krating Daeng, Hemaviton, Neo Hormoviton, Marimas, Hore,  Frutillo, Segar Sari, Pop Ice, Segar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> PRESS RELEASE<br />
PENGURUS BESAR IKATAN DOKTER INDONESIA </strong></p>
<p>Beredarnya rumor berupa statement IDI yang berbunyi sebagai berikut :<br />
&#8221; Saat ini sedang ada wabah pengerasan otak atau sumsum tulang  belakang. Jangan minum produk : extra joss, M-150, kopi susu gelas,  Kiranti, Krating Daeng, Hemaviton, Neo Hormoviton, Marimas, Hore,  Frutillo, Segar Sari, Pop Ice, Segar Dingin Vit C, Okky Jelly Drink,  Inaco, Gatorade, Nabati, Adem Sari, Naturade Gold, Aqua Splash. Karena  mengandung Aspartame racun yang menyebabkan diabetes, kanker, dan bisa  mematikan&#8221;<br />
Ditegaskan bahwa ini bukan statement IDI.</p>
<p>PB IDI tidak pernah mengeluarkan pernyataan secara lisan maupun via  sms. Setiap pernyataan yang dikeluarkan secara resmi oleh organisasi  selalu dikeluarkan secara tertulis dengan menggunakan kop resmi  organisasi dan ditanda tangani oleh Ketum dan Sekretaris Jenderal.</p>
<p>Demikian kami sampaikan untuk dapat diketahui dan disebarluaskan.</p>
<div>
<ul>
<li> Oleh:<strong><a>Pusdalin-IDI</a></strong></li>
<li>Tanggal: 02/Mar/10</li>
</ul>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.idibali.org/berita/rumor-bahaya-aspartam-bukan-statement-idi.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>&#8220;EXTREME&#8221; Luka di Kaki Kanan, Kaki Kiri yang Diamputasi</title>
		<link>http://www.idibali.org/berita/extreme-luka-di-kaki-kanan-kaki-kiri-yang-diamputasi.php</link>
		<comments>http://www.idibali.org/berita/extreme-luka-di-kaki-kanan-kaki-kiri-yang-diamputasi.php#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 02:46:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin2</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[amputasi]]></category>
		<category><![CDATA[extreme]]></category>
		<category><![CDATA[luka]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[salah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.idibali.org/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[

Suatu tim dokter bedah di Peru membuat kesalahan fatal. Mereka salah mengamputasi kaki pasien, seharusnya kaki kanan justru kaki kiri yang dipangkas.
Tim dokter di rumah sakit kota Callao itu kemudian menemukan solusi yang fatal pula. Mereka akhirnya berhasil mengamputasi kaki yang tepat, sehingga pasien yang sudah berumur 86 tahun itu jadi tidak berkaki.
Demikian ungkap kerabat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><img src="http://4.bp.blogspot.com/_ttnZgQxzg14/S2B7lxQ6lZI/AAAAAAAAADk/-gYS56X3NA8/s400/DOC.jpg" border="0" alt="" /></div>
<div>
<div>Suatu tim dokter bedah di Peru membuat kesalahan fatal. Mereka salah mengamputasi kaki pasien, seharusnya kaki kanan justru kaki kiri yang dipangkas.</div>
<div>Tim dokter di rumah sakit kota Callao itu kemudian menemukan solusi yang fatal pula. Mereka akhirnya berhasil mengamputasi kaki yang tepat, sehingga pasien yang sudah berumur 86 tahun itu jadi tidak berkaki.</div>
<div>Demikian ungkap kerabat pasien dan pejabat di Peru, Senin, 25 Januari 2010. &#8220;Sangat mengejutkan saat mengangkat kain seprei dari tempat tidurnya, saya melihat mereka malah mengamputasi kaki kirinya,&#8221; kata putri pasien, Carmen Villanueva, kepada stasiun radio RPP.</div>
<div>Menurut Carmen, tim dokter seharusnya mengamputasi kaki kanan ayahnya, yang tak bisa lagi diselamatkan akibat luka borok. Pasien bernama Jorge Villanueva dirawat sejak 4 Januari lalu.</div>
<div>Saat infeksi pada kaki kanannya kian parah pada Sabtu pekan lalu. tim dokter memutuskan bedah darurat. Namun, menyadari bahwa mereka salah memotong kaki, sehari kemudian tim dokter lalu menggelar operasi lagi untuk membedah kaki yang tepat.</div>
<div>Maka Jorge kini sama sekali tidak memiliki kaki. Sebagai bentuk tanggungjawab, pihak Rumah Sakit Sabogal menyatakan telah menskors tim dokter yang bersangkutan dari tugas mereka selama masa penyelidikan.</div>
<div>Menteri Kesehatan Peru, Oscar Ugarte, memastikan kabar malpraktik itu. &#8220;Tidak diragukan lagi, tindakan itu harus dihukum. Ini merupkan peristiwa yang menyedihkan dan kami telah minta dilakukan penyelidikan,&#8221; kata Ugarte.</div>
<div>Sementara itu, tak terima dengan perlakuan atas ayahnya, Carmen menyatakan bahwa pihak keluarga akan menuntut secara hukum atas kesalahan itu. (AP)</div>
</div>
<p>Read more: <a href="http://unic77.blogspot.com/2010/01/extream-luka-di-kaki-kanan-kaki-kiri.html#ixzz0ds4QCn9r">http://unic77.blogspot.com/2010/01/extream-luka-di-kaki-kanan-kaki-kiri.html#ixzz0ds4QCn9r</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.idibali.org/berita/extreme-luka-di-kaki-kanan-kaki-kiri-yang-diamputasi.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IDI Bali Facebook Community</title>
		<link>http://www.idibali.org/berita/idi-bali-facebook-community.php</link>
		<comments>http://www.idibali.org/berita/idi-bali-facebook-community.php#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 08:27:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.idibali.org/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Selain melalui website IDIBali.org, kami juga ingin merangkul para rekan sejawat yang memiliki account di Facebook; sebuah situs jejaring sosial yang paling populer saat ini, untuk bergabung di sebuah group IDI Bali Facebook Community. Dengan bergabungnya rekan-rekan sejawat dalam komunitas ini, akan semakin memudahkan penyempaian informasi mengenai event-event seminar, pelatihan, maupun pengumuman-pengumuman lain yang berkenaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-full wp-image-13 alignleft" style="margin: 10px 5px;" title="Logo IDI" src="http://www.idibali.org/http://idibali.org/wp-content/uploads/2009/04/idi_logo12.gif" alt="Logo IDI" width="80" height="80" />Selain melalui website <strong>IDIBali.org</strong>, kami juga ingin merangkul para rekan sejawat yang memiliki account di <a title="Facebook" href="http://www.facebook.com" target="_blank">Facebook</a>; sebuah situs jejaring sosial yang paling populer saat ini, untuk bergabung di sebuah group <a title="IDI Bali Facebook Community" href="http://www.facebook.com/group.php?gid=70885069239" target="_blank">IDI Bali Facebook Community</a>. Dengan bergabungnya rekan-rekan sejawat dalam komunitas ini, akan semakin memudahkan penyempaian informasi mengenai event-event seminar, pelatihan, maupun pengumuman-pengumuman lain yang berkenaan dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), khususnya di Bali.</p>
<p>Nah, ayo bergabung sekarang juga di <a title="IDI Bali Facebook Community" href="http://www.facebook.com/group.php?gid=70885069239" target="_blank">IDI Bali Facebook Community</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.idibali.org/berita/idi-bali-facebook-community.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Datang di IDIBali.org</title>
		<link>http://www.idibali.org/berita/selamat-datang-di-idibaliorg.php</link>
		<comments>http://www.idibali.org/berita/selamat-datang-di-idibaliorg.php#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 10:09:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[IDI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.idibali.org/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Selamat Datang di IDIBali.org &#8211; sebuah media online bagi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Bali agar lebih terhubung dengan dokter-dokter yang membutuhkan informasi terbaru seputar IDI.
Kami menyadari bahwa kemajuan teknologi, khususnya dalam bidang informasi, demikan maju dengan pesatnya. Karena itu kami membangun sebuah media yang sejalan dengan perkembangan teknologi tersebut yang dalam hal ini kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Selamat Datang di IDIBali.org</strong> &#8211; sebuah media online bagi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Bali agar lebih terhubung dengan dokter-dokter yang membutuhkan informasi terbaru seputar IDI.</p>
<p>Kami menyadari bahwa kemajuan teknologi, khususnya dalam bidang informasi, demikan maju dengan pesatnya. Karena itu kami membangun sebuah media yang sejalan dengan perkembangan teknologi tersebut yang dalam hal ini kami wujudkan dengan website IDIBali.org.<span id="more-7"></span></p>
<p>Kami harapkan website ini dapat menjadi sebuah wadah komunikasi yang tidak dibatasi oleh ruang dan jarak (dalam bentuk forum diskusi) sehingga dapat menjalin komunikasi antar dokter. Website ini juga akan menyediakan berita seputar kesehatan, maupun pandangan dari dokter-dokter terhadap isu-isu yang sedang hangat berkembang di masyarakat.</p>
<p>Segala bentuk saran, masukan dan kritik sangat kami harapkan demi kemajuan website ini. Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.idibali.org/berita/selamat-datang-di-idibaliorg.php/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

